Abstract :
Penggunaan komputer mengalami peningkatan. Penggunaan komputer dengan intensitas yang tinggi dapat berisiko dan menimbulkan masalah kesehatan, yang disebut CVS (Computer Vision Syndrome). Sindrom ini dapat dipengaruhi oleh karakteristik dan perilaku pengguna komputer. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan perilaku pengguna komputer yang berhubungan dengan kejadian CVS. Desain penelitian ini menggunakan metode potong lintang pada 93 sampel yang diambil dengan metode systematic random sampling di FK UPNVJ dengan menggunakan kuesioner, observasi, dan pengukuran langsung. Hasil analisis bivariat menunjukkan karakteristik yang memiliki hubungan secara signifikan dengan kejadian CVS adalah usia (p = 0,006; OR = 3,7), jenis kelamin (p = 0,0001; OR = 6,045), penggunaan lensa kontak (p = 0,023; OR = 2,927), penggunaan kacamata (p = 0,0001; OR = 7,32). Perilaku yang memiliki hubungan bermakna dengan kejadian CVS adalah lama penggunaan komputer dalam sehari (nilai p = 0,001; OR = 4,593), frekuensi berkedip (p = 0,0001; OR = 5,396), jarak mata dengan layar komputer (p = 0,02; OR = 3,083), dan postur duduk (p = 0,001; OR = 5,478). Dari hasil analisis multivariat, faktor yang mempunyai hubungan yang paling kuat dengan kejadian CVS adalah penggunaan lensa kontak (p =0,017; OR = 6,405).