Abstract :
Tujuan penelitian : untuk mengetahui Frontal Plane Plyometric Lebih Baik Daripada Sagittal Plane Plyometric terhadap Speed dengan Left Lateral Shuffle test pada pemain bola basket putri usia 15-16 tahun. Metode : Rancangan yang dipakai peneliti yaitu pre-post test without Control Group. Parameter yang digunakan untuk mengukur Speed adalah Lateral Shuffle Test (LST). Subjek penelitian sebanyak 28 pemain basket. Sampel dilakukan pengukuran (pretest) dan diberikan program latihan kemudian diukur kembali (posttest).. Hasil : Hasil pengukuran diperoleh kesimpulan bahwa Frontal Plane Plyometric berpengaruh terhadap peningkatan Speed diperoleh hasil kelompok Frontal Plane Plyometric Pretest 0,782 m/s ± 0,030 dan Post test 0,795 m/s ± 0,032 dan hasil kelompok Sagittal Plane Plyometric Pretest 0,762 m/s ± 0,028 dan Post test 0,761 m/s ±
0,024, jadi Frontal Plane Plyometric dapat meningkatkan Speed pada pemain bola basket putri usia 15-16 tahun. Kesimpulan : Frontal Plane Plyometric lebih baik daripada Sagittal Plane Plyometric terhadap Speed dengan Left lateral shuffle test pada pemain bola basket putri usia 15-16 tahun.