Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Abdul Azis Jedda Purwanto, -
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2019-12-17 09:01:30
Abstract :
Masalah persediaan merupakan salah satu masalah penting yang harus diselesaikan oleh setiap perusahaan. Apabila perusahaan kelebihan material penunjang produksi akan menimbulkan biaya persediaan yang besar. Apabila perusahaan kekurangan material penunjang produksi bisa menimbulkan terhambatnya proses produksi bahkan terhenti sehingga proses produksi tidak dapat selesai tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya sehingga permintaan konsumen tidak dapat dipenuhi pada waktu yang tepat. PT. XYZ adalah perusahaan yang yang bergerak di bidang industri garment. Metode Economic Order Quantity (EOQ) multi-item ordering adalah suatu metode pengendalian persediaan material yang bertujuan untuk meminimalkan biaya-biaya yang diakibatkan dari overstock. Hasil Evaluasi yang dilakukan pada persediaan bahan baku produk seragam promosi dengan menggunakan metode EOQ multi-item ordering. Total Cost Inventory (TIC) untuk bahan baku kain wangki pramusaji putih sebanyak Rp. 5.810.731.861. Untuk bahan baku kain wangki pramusaji hitam sebanyak Rp. 5.275.934.028. Untuk bahan baku benang 30s sebanyak Rp. 1.194.746.840. Dan, untuk bahan baku kancing baju sebanyak Rp. 104.427.161. Perusahaan sebaiknya mengaplikasikan metode EOQ multi item ordering dalam pengendalian persediaan bahan baku agar perusahaan tidak mengalami keadaan overstock. Metode tersebut juga dapat meminimalisasi biaya penyimpanan dan biaya pemesanan, sehingga jumlah total inventory cost yang dihasilkan juga lebih optimal.