DETAIL DOCUMENT
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS PANCORAN MAS DEPOK PERIODE MARET – APRIL 2019
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Nadira Safa Jasmine, -
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2019-11-12 06:28:46 
Abstract :
Prevalensi diabetes melitus (DM) akan terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu hal penting untuk mencapai kadar gula darah normal yaitu dengan kepatuhan minum obat. Ketidakpatuhan minum obat pada pasien DM dapat mengakibatkan rendahnya kontrol gula darah dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepatuhan minum obat pada pasien DM di Puskesmas Pancoran Mas periode Maret-April 2019. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain cross-sectional. Data diambil dengan menggunakan kuesioner MMAS-8, kuesioner DKQ-24, kuesioner dukungan keluarga, dan data demografi, kemudian data dianalisis secara bivariat dengan uji Chi-square diperoleh hasil terdapat pengaruh antara status pendidikan (p value=0,039;OR=2,325; 95% CI 1,034-5,224), jenis kelamin (p value=0,001; OR=4,200 95% CI 1,699-10,380), lama menderita (p value=0,042; OR=2,426 95% CI 1,019-5,775), jumlah obat (p value=0,002; OR=3,680 95% CI 1,604-8,445), frekuensi pemberian (p value=0,011; OR=3,350 95% CI 1,283-8,749), dan pengetahuan (p value=0,022; OR=2,668 95% CI 1,135-6,276) terhadap tingkat kepatuhan minum obat, sedangkan usia (p value=0,264) dan dukungan keluarga (p value= 0,217) tidak mempunyai pengaruh terhadap tingkat kepatuhan minum obat. Hasil analisis multivariat dengan regresi logistik diperoleh hasil bahwa yang paling berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan minum obat adalah jenis kelamin (odds ratio 4,089; 95% CI 1.561–10.710). 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta