Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Karakteristik
Pemerintahan, Kompleksitas Pemerintahan, dan Temuan Audit Terhadap Tingkat
Pengungkapan Wajib Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Penelitian ini
menggunakan Kabupaten/Kota se Pulau Jawa sebagai sampel. Teknik penentuan
sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini
berjumlah 113 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa pada tahun 2014 sampai dengan
2016. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data sekunder dalam penelitian
ini berasal dari Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah
Daerah yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Provinsi
dalam angka yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pengujian hipotesis
dalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda dengan
program SPSS 23 dan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian secara parsial
menunjukkan bahwa Karakteristik Pemerintahan berpengaruh signifikan terhadap
Tingkat Pengungkapan Wajib Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan
tingkat signifikansi sebesar 0.000 lebih besar dari taraf signifikansi yang ditentukan
α = 0.05, Karakteristik Pemerintahan berpengaruh tidak signifikan terhadap Tingkat
Pengungkapan Wajib Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan tingkat
signifikansi sebesar 0.953 lebih besar dari taraf signifikansi yang ditentukan α =
0.05 dan Jumlah Temuan Audit berpengaruh tidak signifikan terhadap Tingkat
Pengungkapan Wajib Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan tingkat
signifikansi sebesar 0.245 lebih besar dari taraf signifikansi yang ditentukan α =
0.05.