DETAIL DOCUMENT
PENGARUH STATUS MEROKOK PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK TERHADAP KECEPATAN PENURUNAN VOLUME EKSPIRASI PAKSA DALAM SATU DETIK PERTAMA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Hilman Rhamaddan, -
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2019-11-27 09:40:06 
Abstract :
Hubungan antara rokok dan PPOK merupakan dose respone, yang berarti semakin banyak batang rokok yang dihisap dan lebih lama kebiasaan merokok maka risiko yang akan ditimbulkan akan semakin buruk. Kecepatan penurunan VEP1 setiap tahunnya dipengaruhi oleh jumlah rokok yang dihisap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status merokok pasien PPOK dengan kecepatan penurunan VEP1. Metode penelitian yang digunakan adalah cohort retrospective dengan teknik simple random sampling. Sebanyak 46 pasien PPOK laki-laki yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu pasien PPOK yang masih merokok dan sudah berhenti merokok data diambil 3 tahun terakhir yaitu 2015, 2016 dan 2017 data rekam medis di Poli Paru RSUD Pasar Rebo. Pasien PPOK yang masih memiliki kebiasaan merokok lebih cepat mengalami penurunan VEP1 yaitu 105 ml/tahun dan berhenti merokok 85 ml/tahun. Hasil penelitian tidak terdapat hubungan secara statistik yaitu antara status merokok dengan rata-rata kecepatan penurunan VEP1 (p=0,12). 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta