Abstract :
Penelitian ini bertujuan mengungkapkan bagaimana menganalisis suatu investasi dengan cara diversifikasi agar dapat meminimisasi risiko dan mencapai keuntungan yang di harapkan, sehingga dapat menghasilkan portofolio optimal. Periode penelitian yang digunakan adalah tahun 2015 dan merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan populasi penelitian adalah indeks LQ-45. Sampel sebanyak empat puluh lima saham dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan capital asset pricingmodel.Hasil penelitian dari 45 saham indeks LQ-45 menghasilkan tujuh saham portofolio optimal dengan proporsi dana sebagai berikut AKRA sebesar 51,106%, BBTN sebesar 21,306%, LPPF sebesar 9,028%, TLKM sebesar 5,614%, SSMS sebesar 10,844%, CTRA sebesar 1,138%, SMRA sebesar 0,964%. Melihat hal tersebut saham-saham yang membentuk portofolio optimal berhasil meningkatkan returnportofolio sebesar 20.151% walaupun harus diikuti sedikit peningkatan risiko sebesar 8.607%, dengan demikian secara tidak langsung diversifikasi investasi saham berhasil mengurangi risiko sebesar 11,544%. Tujuh saham portofolio optimal tersebut mempunyai returnyang lebih besar dibandingkan dengan returnsaham individu dan risiko yang terdapat pada portofolio optimal ini lebih kecil dibandingkan dengan risiko apabila berinvestasi pada saham individu. Dari hasil perhitungan tersebut juga tidak terdapat saham individu yang membentuk portofolio optimal.