Abstract :
Latar belakang penelitian berawal dari fenomena tayangan acara televisi yang banyak menampilkan program seperti pornografi, misteri, kekerasan dan hal-hal berbau gossip yang tidak sesuai untuk ditonton oleh remaja. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh tayangan sinetron Anak Jalalanan di RCTI terhadap perilaku imitasi siswa-siswi SMPN 96 Cilandak, Jakarta Selatan. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi massa, efek pesan, jurnalistik, televise, program acara televise, sinetron, teori kultivasi, intensitas menonton program tayangan, perilaku imitasi, dan remaja. Metodologi penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif. Sementara, jenis metodologi penelitian yang digunakan adalah eksplanatif. Populasi penelitian ini adalah murid SMPN 96 Cilandak, Jakarta Selatan yang berjumlah 643 murid. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 87 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa korelasi variable X dengan variable Y sebesar 0,606. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi diperoleh hasil adanya pengaruh variable X terhadap variable Y sebesar 35,2%. Dengan demikian perhitungan t hitung > t tabel yaitu 6,976 > 1,658 maka dapat ditentukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang rendah antara tayangan sinetron Anak Jalanan terhadap perilaku imitasi siswa-siswi SMPN 96 Cilandak, Jakarta Selatan.