Abstract :
Speed merupakan kemampuan dasar biomotorik yang diperlukan dalam sepakbola. Peningkatan keterampilan motorik salah satunya adalah reaksi kecepatan yang berarti kecepatan bereaksi terhadap rangsang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah Plyometric Training berpengaruh terhadap peningkatan speed pada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMK Yayasan Pendidikan Umat Islam dengan jumlah sampel 32 siswa dengan teknik random sampling. Jenis penelitian eksperimental dengan desain pre-post test control group design dengan sprint 30 meter speed test dalam waktu 6 minggu. Kelompok perlakuan berjumlah 16 orang siswa dan kelompok kontrol berjumlah 16 orang siswa. Hasil perhitungan hipotesis kelompok perlakuan diketahui rerata speed mengalami peningkatan sebesar 4,343 ± 0,511 detik setelah melakukan Plyometric Training dengan nilai p = 0,008 yaitu α (p<0,05). Hasil rerata speed pada kelompok kontrol mengalami penurunan sebesar 4,958 ± 0,707 detik setelah tidak diberikan Plyometric Training dengan nilai p = 0,009 yaitu α (p<0,05). Hal ini membuktikan bahwa Plyometric Training dapat meningkatkan speed pada siswa ekstrakurikuler sepakbola.