Abstract :
Strategi pengembangan sistem informasi kadang kala menjadi sesuatu yang tidak diperhatikan oleh level manajerial. Padahal pembangunan sistem informasi yang berkesinambungan melalui strategi pengembangan yang tepat akan mempermudah proses bisnis suatu instansi. Oleh karena itu dibutuhkan suatu penyusunan strategi pengembangan sistem informasi guna mencapai tujuan instansi secara efektif dan efesien.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif analisis konsep dengan
memanfaatkan metode Analythical Hierarchy Process (AHP). Peneliti melakukan analisis terhadap sistem informasi yang sudah dikembangkan dan yang belum dikembangkan. Kemudian melakukan identifikasi terhadap kebutuhan pengembangan sistem informasi di Bagian Kepegawaian Lembaga Sandi Negara. Melalui identifikasi tersebut peneliti melakukan dua metode pembandingan, yaitu secara internal dan ekstemal.
Pembandingan secara internal akan menyorot kebutuhan sistem informasi di bagian
Kepegawaian, sehingga strategi yang dihasilkan adalah strategi yang berakar pada kebutuhan internal Bagian Kepegawaian. Pembandingan secara ekstemal akan menyorot seberapa besar asas manfaat dan biaya dari pembangunan sistem informasi di Bagian Kepegawaian, sehingga yang dilihat adalah aspek keluar setelah sistem informasi tersebut terbentuk. Strategi pengembangan terbentuk setelah bobot prioritas dari metode AHP disesuaikan dengan alur data dari pengembangan sistem dan sub sistem.