Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Giovanni Febrina Hotmaida, -
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2019-12-03 04:22:49
Abstract :
Sprain ankle adalah kondisi terjadinya penguluran dan kerobekan pada ligamentum lateral compleks. Sekitar 15% cedera olahraga berupa sprain ankle dan pergelangan kaki. Pada 85% sprain ankle pada sisi ligament lateral yaitu ligamentum talofibular anterior.Adapun Gangguan anatomi sesuai derajatnya: derajat I adanya nyeri pada ankle pergelangan kaki biasanya tidak terlalu membengkak, ligamentum terenggang tetapi tidak mengalami kerobekan, dapat meningkatkan terjadinya cidera berulang. Maka dilakukan gerakan resistensi untuk yang dilakukan pasien secara aktif dengan bantuan dari luar untuk mengeleminasi gravitasi secara berulang dan pasien mengkontarsikan ototnya dengan sadar serta gerakan dalam mekanismenya. Salah satu gerakan dengan bantuan theraband exercise. Tujuannya dapat membantu mengurangi nyeri, mengurangi oedem, menigkatkan kekuatan otot serta meningkatkan lingkup gerak sendi pada kasus sprain ankle. Theraband exercise ini akan lebih efektif dalam 2 minggu. Didapatkan kesimpulan bahwa studi ini menunjukkan bahwa theraband exercise adalah cara yang efektif untuk memperbaiki lingkup gerak sendi.