Abstract :
Terdapat 4 pilar pengelolaan yang penting dalam menangani penyakit Diabetes
Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peranan pilar-pilar
penatalaksanaan Diabetes Melitus tipe 2 pada gula darah puasa pasien Diabetes
Melitus tipe 2 rawat jalan tanpa komplikasi di RSUP Fatmawati periode tahun
2016-2017. Desain penelitian cross sectional dengan teknik systematic random
sampling. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara dan melihat rekam
medis pasien. Responden sejumlah 64 pasien dengan usia 40-65 tahun. Populasi
penelitian adalah semua pasien DM tipe 2 rawat jalan tanpa komplikasi di RSUP
Fatmawati periode tahun 2016-2017. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak
59% perempuan, 64% usia 60-65 tahun, lama menderita DM paling banyak 2
tahun, 59,4% memiliki pengetahuan DM baik, 64,1% kepatuhan diet / pola makan
patuh, 51,6% memiliki aktivitas sedang, 54,7% kepatuhan konsumsi OAD tinggi,
dan 65,6% memiliki GDP terkontrol / normal (<130 mg/dl). Hasil analisis bivariat
dengan uji Chi-Square didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakan /
signifikan antara pengetahuan (p= 0,009), aktivitas fisik (p=0,000), dan kepatuhan
konsumsi OAD (p=0,002) dengan GDP serta tidak terdapat hubungan yang
bermakna / signifikan antara kepatuhan diet / pola makan DM dengan GDP
(p=0,549). Hasil analisis multivariat dengan regresi logistik menunjukkan faktor
yang paling berpengaruh terhadap gula darah puasa adalah aktivitas fisik
(OR=9,110), lalu diikuti dengan pengetahuan DM (OR=4,645), dan kepatuhan
konsumsi OAD (OR=1,988).