Abstract :
Diabetes melitus (DM) berhubungan dengan kerusakan jangka panjang atau
kegagalan beberapa organ tubuh seperti mata, ginjal, saraf, jantung dan pembuluh
darah. Senyawa kuersetin pada coklat powder bekerja sebagai penghambat GLUT
2 dan sebagai antioksidan, mampu menurunkan kadar glukosa darah yang tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian coklat powder
(Theobroma cacao) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus galur
wistar yang diinduksi aloksan. Penelitian ini adalah eksperimental laboratorium
murni dengan rancangan penelitian pre and post-test control group design. Sampel
sebanyak 25 ekor tikus putih jantan galur wistar, dikelompokkan menjadi lima
kelompok yang diinduksi aloksan yaitu: (K1) pakan standar dan aquades sebagai
kontrol negatif, (K2) pakan standar dan obat Glibenklamid sebagai kontrol positif,
(K3) pakan standar dan coklat powder 0,5 gr/200 gr BB tikus, (K4) pakan standar
dan coklat powder 1 gr/200 gr BB tikus, dan (K5) pakan standar dan coklat powder
1,5 gr/200 gr BB tikus. Perlakuan diberikan selama 7 hari. Hasil uji T berpasangan
didapatkan ada perbedaaan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah perlakuan
pada setiap kelompok tikus percobaan. Uji One Way ANOVA dan uji Post Hoc
Bonferroni menunjukkan kelompok K3, K4 dan K5 mampu menurunkan kadar
glukosa darah seperti kelompok kontrol positif (Glibenklamid) karna tidak terdapat
perbedaan kadar glukosa darah bermakna diantaranya (p value < 0,05).