Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Maya Shafira Ramadhani, -
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2019-11-28 04:19:12
Abstract :
Stem sel dapat direkayasa dengan transduksi protein dari sel fibroblast, yang telah
diperoleh dari jaringan kulit. Untuk meningkatkan transduksi protein, diperlukan
media kultur yang optimal. Fetal Bovine Serum (FBS) digantikan oleh madu dari
Tetragonola sp. untuk mengurangi protease dan meningkatkan efisiensi transduksi
protein. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan perbandingan antara
media DMEM bebas serum penambahan Tetragonula sp honey pada proliferasi
sel preputium fibroblas. Desain penelitian ini menggunakan metode eksperimen
sejati. Sampel kulit preputium diambil dari anak yang sehat <13 tahun. Sel-sel
fibroblast yang diisolasi dari eksplan jaringan, dikultur dengan variasi konsentrasi
madu (0,1%, 1%, 5%), kemudian diukur proliferasinya dengan menggunakan uji
MTT. Kultur sel fibroblast dalam media yang dilengkapi dengan 5% tetragonula
sp honey menunjukkan perbedaan yang signifikan dari proliferasi yang kurang
dari media standar dengan FBS (p = 0,000). Media dengan madu Tetragonula sp
0,1% memiliki perbedaan yang signifikan karena proliferasi yang lebih tinggi
dibandingkan dengan 1% (p = 1.000) dan 5% (p = 0.000), tetapi masih tidak dapat
melebihi proliferasi pada media standar dengan FBS. Gula yang melimpah
(dominan dalam madu) dalam media kultur dapat menghambat pertumbuhan sel-
sel fibroblas. Pencarian untuk substitusi FBS yang aman dan efektif dalam kultur
sel preputium fibroblas harus terus dikembangkan.