DETAIL DOCUMENT
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTIMIKROBA CUKA SARI APEL TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus epidermidis DAN Propionibacterium acnes
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Arifa Shaliha, -
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2019-11-30 03:45:02 
Abstract :
Jerawat merupakan penyakit kulit akibat adanya peradangan yang dipicu oleh bakteri P. acnes, S. epidermidis, dan S. aureus. Cuka sari apel mengandung senyawa antibakteri seperti asam asetat, asam klorogenik, polifenol, alkaloid, flavonoid dan glikosida. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan efektivitas senyawa antibakteri yang terkandung dalam cuka sari apel terhadap pertumbuhan bakteri S. epidermidis dan P. acnes secara in vitro. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental dengan sampel cuka sari apel. Metode penelitian yang digunakan adalah difusi cakram dengan media Mueller Hinton Agar. Zona hambat cuka sari apel mulai terbentuk pada 25%, 50%, 75% dan 100% pada pertumbuhan P. acnes. Zona hambat cuka sari apel pada S. epidermidis terbentuk pada konsentrasi 50%, 75%, dan 100%. Diameter zona hambat tertinggi pada P. acnes adalah 8,825 mm dan pada S. epidermidis adalah 3,725 mm pada konsentrasi 75%. Hasil uji Oneway ANOVA pada P. acnes dan Kruskal-Wallis pada S. epidermidis didapatkan (p) <0,005. Kesimpulannya cuka sari apel efektif menghambat pertumbuhan P. acnes dan S. epidermidis, namun lebih efektif menghambat P. acnes bila dibandingkan dengan S. epidermidis. 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta