DETAIL DOCUMENT
UPAYA DIPLOMASI ASEAN MENCEGAH PEREDARAN SMALL ARMS AND LIGHT WEAPON ILEGAL PERIODE: 2001-2011
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Hanan Sunu Prasetyo, -
Subject
JQ Political institutions Asia 
Datestamp
2019-12-02 03:27:25 
Abstract :
Small arms and light weapons merupakan instrument dalam suatu badan penegak hukum maupun individu yang secara sah dapat digunakan dan diperjual-belikan menurut hukum internasional maupun hukum di negara masing-masing. Namun, pada perkembangannya terdapat aktor-aktor yang tidak bertanggung jawab atas proliferasi senjata-senjata ini tanpa keabsahan dari negara satu ke negara lainnya. Senjata Small arms and light weapons yang tidak terkontrol menimbulkan aksi kriminalitas hingga gerakan separatis. Di kawasan Asia Tenggara. Negara-negara yang saling bertetangga di Asia Tenggara memiliki hubungan yang cukup bernuansa konfliktual. Dengan keadaan seperti itu, keberadaan ASEAN menjadi harapan untuk menumbuhkan hubungan bernegara yang harmonis. Ilegal senjata ringan dan senjata kecil bersifat lintas negara. Oleh karena itu, diperlukannya upaya yang serius dalam menangani permasalahan penyelundupan senjata kecil dan ringan dalam tingkat nasional maupun dalam lingkup kerjasama regional ataupun dalam lingkup kerjasama internasional. Hal tersebut bisa dilakukan dalam bentuk kesepakatan-kesepakatan maupun menindaklanjuti kesepakatan yang dihasilkan. Konsep perdagangan senjata ilegal, teori regionalisme, dan comprehensive security menjadi seperangkat dalam menganalisa terdapatnya fenomena isu small arms and light weapon ilegal di kawasan Asia Tenggara dimana ASEAN dalam meningkatkan kerjasama dalam bidang keamanannya melakukan pendekatan diplomasi secara komprehensif kepada sesama anggota ASEAN dan juga memperlebar kerjasamanya dalam isu ini hingga keluar kawasan Asia Tenggara. 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta