DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN LAMA RAWAT INAP PADA PASIEN DEMAM TIFOID ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KOTA DEPOK TAHUN 2016-2017
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Latifa Aulia Andini, -
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2019-11-30 04:08:45 
Abstract :
Demam tifoid adalah infeksi Salmonella typhi. Prevalensi demam tifoid tinggi pada anak kelompok usia 3—19 tahun. Antibiotik adalah tatalaksana utama dan harus digunakan secara rasional dengan memperhatikan efektivitas, keamanan, dan kesesuaian suatu antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap pada pasien demam tifoid anak di instalasi rawat inap RSUD Kota Depok Tahun 2016—2017. Desain penelitian observasional analisis dengan pendekatan potong lintang. Sampel pada penelitian ini menggunakan 35 rekam medis. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Data yang didapatkan kemudian dinilai kerasionalannya menggunakan metode Gyssen. Hasil penelitian evaluasi penggunaan antibiotik dengan metode Gyssen menunjukkan sebesar 74,3% merupakan kategori 0 yaitu rasional dan sebesar 25,7% termasuk kedalam kategori IIA yaitu tidak rasional. Berdasarkan uji Chi-Square p=0,006 (p<0,05), terdapat hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap pada pasien demam tifoid anak. Mekansme kerja antibiotik sefalosporin adalah dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri sehingga menyebabkan penurunan zat pirogen dan dapat menurunkan gejala pada pasien demam tifoid. Dengan demikian lama rawat inap pasien menjadi lebih singkat. 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta