DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN FREKUENSI SARAPAN PAGI DAN FREKUENSI JAJAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK SEKOLAH DASAR USIA 10 DAN 11 TAHUN DI SDN KEBON PALA 02 PAGI JAKARTA TIMUR TAHUN 2017
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Ismasita Ramadhani, -
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2019-12-04 02:27:03 
Abstract :
Anak adalah kelompok usia kurang dari delapan belas tahun dan sedang berada dalam masa tumbuh kembang dengan kebutuhan khusus, baik kebutuhan fisik, psikologis, sosial dan spiritual. Asupan zat gizi dari makanan yang dikonsumsi akan menghasilkan dampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Menurut data dari Riskesdas 2013 prevalensi status gizi di Indonesia sangat kurus 4%, kurus 7,2%, normal 70% dan gemuk 10,8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi sarapan pagi dan frekuensi jajan dengan status gizi pada anak sekolah dasar usia 10 dan 11 tahun di SDN Kebon Pala 02 Pagi, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan simmpel random sampling. Pengumpulan data melalui pengukuran antrophometri, wawancara frekuensi sarapan pagi dan kuesioner jajan. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa hubungan frekuensi sarapan pagi dengan status gizi (p=0,00) dan hubungan frekuensi jajan dengan status gizi (p=0,91). 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta