Abstract :
Kebiasaan konsumsi alkohol merupakan faktor risiko terhadap kejadian keterlambatan konsepsi pasangan suami istri pada laki-laki. Tradisi minum minuman keras (miras) ditengah kehidupan masyarakat Bali sudah menyatu cukup lama, bahkan minuman keras seperti arak merupakan hal yang wajib ada dalam setiap ritual agama. Vitamin E berperan sebagai antioksidan dan dapat melindungi kerusakan membran biologis akibat radikal bebas. Sampel penelitian adalah tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus) dan usia 8-12 minggu. Metode pengambilan sampel adalah simple random sampling. Data yang telah diperoleh akan diolah menggunakan uji parametrik One Way Anova dan jika ada perbedaan rata-rata yang bermakna dilanjutkan dengan uji Post Hoc. Hasil analisis menunjukkan signifikasi Anova .000 (p<0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah arak bali dapat menurunkan jumlah spermatozoa dan vitamin E dapat meningkatkan jumlah spermatozoa.