DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN NILAI ARUS PUNCAK EKSPIRASI ANTARA PEROKOK DENGAN INTENSITAS RINGAN DAN BUKAN PEROKOK PADA SISWA SMA USIA 15-18 TAHUN DI KECAMATAN CIBINONG KABUPATEN BOGOR JAWA BARAT PERIODE 2018
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Axelomoon Faqilah, -
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2019-12-02 04:53:27 
Abstract :
Di Indonesia sebagian perokok aktif sudah dimulai sejak kanak-kanak dengan usia terbanyak pada usia 15-18 tahun sebesar 11,2%. Perokok yang berisiko penyakit PPOK dan kanker paru sebesar 20-25%. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang melalui kuesioner dan pengukuran menggunakan peak flow meter. Jumlah responden penelitian ini adalah 92 orang yang diambil secara purposive sampling pada Siswa SMA usia 15-19 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan perokok terbanyak pada usia 17 tahun sebesar 36,95% dengan nilai rerata arus puncak ekspirasi 470,22 L/mnt dan bukan perokok sebesar 500,87 L/mnt. Hasil uji bivariat menggunakan uji T-Independent didapatkan adanya perbedaan bermakna nilai rerata arus puncak ekspirasi antara perokok remaja perokok dengan remaja bukan perokok SMA usia 15-18 dengan nilai (p=0,001). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai arus puncak ekspirasi pada remaja perokok lebih rendah dari remaja bukan perokok. 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta