Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Tyas Wening Dewi Saputri, -
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2019-12-05 07:21:46
Abstract :
Prevalensi obesitas pada remaja semakin meningkat dari tahun ke tahun baik di dunia maupun di Indonesia. Prevalensi obesitas di Jawa Barat menurut data Riset Kesehatan Dasar 2007, prevalensi berat badan berlebih pada anak usia 6-14 tahun laki-laki 7,4% dan perempuan 4,6%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada Remaja SMP Negeri 2 Depok. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan menggunakan uji chi square secara purposive sampling. Dari 149 sampel yang terdiri dari 106 orang (71,1%) dengan obesitas dan 43 orang (28,9%) tidak obesitas. Data yang diperoleh dianalisi dengan uji Chi Square dengan kemaknaan p(<0,05). Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara kebiasaan konsumsi fast food dengan p (0,037) dengan kejadian obesitas. Sedangkan pengetahuan gizi dan sikap tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian obesitas. Oleh karena itu, fast food menjadi penyebab obesitas remaja pada penelitian ini hendaknya menjadi perhatian bagi pengambil kebijakan untuk lebih memperhatikan kebiasaan makan pada remaja. Pihak orang tua sebaiknya lebih membatasi anak mengkonsumsi makanan camilan dalam jumlah berlebih atau makanan yang tinggi kalori namun rendah serat ( fast food).