Abstract :
KEP merupakan salah satu masalah gizi kurang akibat konsumsi makanan yang
tidak cukup mengandung energi dan protein serta gangguan kesehatan dan infeksi
yang berdampak pada penurunan status gizi. Salah satu upaya yang dilakukan
pemerintah yakni mengeluarkan program Kadarzi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara perilaku Kadarzi terhadap status gizi balita pada usai
6 – 59 bulan. Penelitian Cross Sectional ini diikuti oleh 123 responden yang
dipilih secara cluster random sampling di wilayah kerja UPT Puskesmas
Sukmajaya Depok. Status gizi yang diperoleh dari pengukuran antropometri berat
badan dan tinggi badan balita. Perilaku ibu yang diperoleh dari hasil pengisian
kuesioner. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara menimbang berat
badan secara teratur (p = 0.000), pemberian ASI Eksklusif (p= 0.043) dan makan
beranekaragam (p = 0.002) dengan status gizi.