Abstract :
Konsumsi buah dan sayur pada remaja awal yang masih kurang dari standar
WHO adalah sebesar 47,7%. Kurang mengonsumsi buah dan sayur pada saat
remaja dapat menyebabkan meningkatnya resiko penyakit degeneratif seperti
obesitas, diabetes, hipertensi dan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi buah dan sayur
pada siswa remaja di Bogor. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional
dilakukan pada bulan Maret sampai Mei 2017 di SMPIT Ar-Rahmah Kabupaten
Bogor dengan responden 86 siswa dari kelas 7 dan 8. Teknik pengumpulan
sampel dilakukan dengan menggunakan stratified random sampling.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara FFQ semi kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukan sebanyak 52,3% responden mengonsumsi buah dan
sayur memenuhi 400 gram per hari. Hasil bivariat menggunakan uji chi-square
terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p value 0,019 ), kebiasaan
orangtua (p value 0,000 ) dan ketersediaan buah dan sayur di rumah (p value
0,011 ).