Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Daniel Natanael Malona, -
Subject
RZ Other systems of medicine
Datestamp
2019-11-04 04:21:18
Abstract :
Acne vulgaris merupakan penyakit inflamasi pada kelenjar pilosebasea yang disebabkan oleh peningkatan produksi sebum, keratinisasi folikel abnormal, dan kolonisasi bakteri gram positif anaerobik P. acnes dan S. epidermidis. Resistensi terhadap antibiotik klindamisin telah terjadi karena penggunaannya untuk infeksi bakteri penyebab acne vulgaris. Ekstrak bawang putih memiliki senyawa antimikroba allicin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antimirkoba ekstrak bawang putih terhadap pertumbuhan P. acnes dan S. epidermidis secara in vitro. Desain penelitian adalah true experimental dengan sampel ekstrak bawang putih dengan metode penelitian menggunakan difusi cakram dengan media Mueller Hinton Agar. Diameter zona hambat terbentuk pada semua kelompok P. acnes dan S. epidermidis di setiap konsentrasi perlakuan dan terbesar pada terdapat pada konsentrasi allicin 256µg/ml. Analisis data menggunakan uji statistik One-Way ANOVA didapatkan (p)<0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak bawang putih efektif menghambat pertumbuhan P. acnes dan S. epidermidis.