Abstract :
Kekurangan energi kronis yang dialami ibu hamil dapat berpengaruh pada berat
bayi yang dilahirkan dan dapat meningkatkan resiko kematian pada bayi dan ibu.
Prevalensi risiko KEK wanita hamil dari data RISKESDAS 2013 berdasarkan
LILA sebanyak 24,2%.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui asupan zat gizi makro dan sosial
ekonomi dengan status gizi ibu hamil di UPT Puskesmas Sukmajaya Depok.
Penelitian ini menggunakan desain crossectional yang dilakukan dibulan april-
juni 2017. Teknik sampel menggunakan total teknik sampling yang berjumlah 62
orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar food recall 2x24
jam. Hasil penelitian menunjukkan 27,4% ibu hamil memiliki status gizi kurang
(KEK). Hasil bivariat menggunakan uji Chi Square terdapat variabel yang
berhubungan dengan status gizi ibu hamil yaitu asupan energi ( P value 0,000),
asupan karbohidrat (P Value 0,000), dan asupan protein (P Value 0,011). Hasil
analisis menunjukkan adanya hubungan bermakna antara asupan energi, asupan
karbohidrat dan asupan protein terhadap kejadian KEK pada ibu hamil.