Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Author
Anggraeni Rizky Mayangsari, -
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2019-11-07 02:45:57
Abstract :
Gizi lebih telah digambarkan sebagai epidemik global. Anak yangmengalami gizi lebih memiliki risiko untuk tetap mengalami gizi lebih pada saat dewasa dan kecenderungan mengalami berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik, durasi tidur, kebiasaan sarapan dan kebiasaan makan cepat saji pada usia sekolah. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan desain cross sectional yang
dilakukan di SDS Kartika VIII-5 Jakarta dengan jumlah sampel sebanyak 102 siswa/i kelas 4 dan 5. Teknik pemilihan sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah teknik stratified sampling. Pengumpulan data didapatkan dari hasil
wawancara berdasarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 63.7% anak mengalami gizi lebih dan 36.3% tidak gizi lebih. Dari hasil bivariat menggunakan uji chi square terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik (p=0.003), durasi tidur (p=0.046), kebiasaan makan cepat saji (p=0.035).