Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh karakteristik dewan
komisaris dan komite audit terhadap tingkat konservatisme akuntansi (studi
empiris pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia periode 2018-2020). Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu
konservatisme akuntansi, dan variabel independen dalam penelitian ini adalah
proporsi komisaris independen, ukuran dewan komisaris, frekuensi pertemuan
komite audit dan kompetensi komite audit. Data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah data sekunder dan pemilihan sampel menggunakan metode purposive
sampling yang terdiri dari 19 perusahaan Manufaktur sektor industri barang
konsumsi yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mempunyai
kriteria seleksi pemilihan sampel. Metode analisis penelitian ini menggunakan
analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial ukuran dewan
komisaris berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat konservatisme
akuntansi, sedangkan proporsi komisaris independen, frekuensi pertemuan komite
audit dan kompetensi komite audit tidak berpengaruh secara signifikan terhadap
tingkat konservatisme akuntansi. Sedangkan Secara simultan proporsi komisaris
independen, ukuran dewan komisaris, frekuensi pertemuan komite audit dan
kompetensi komite audit berpengaruh secara bersama-sama terhadap tingkat
konservatisme akuntansi.