Abstract :
Kasus kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia masih relative cukup tinggi.
Menurut data BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2019 sampai rentang januari
sampai oktober 2020 tingkat kecelakaan kerja yang terjadi mengalami
peningkatan, sehingga perlu dilakukannya penelitian dalam upaya untuk
meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan sistem manajemen keselamatan
konstruksi ditinjau dari aspek evaluasi kinerja keselamatan konstruksi pada
proyek pemabngunan perpipaan air limbah zona utara kota pekanbaru,
mengetahui besar nilai validitas dan reliabilitas data kuesioner. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif melalui studi pustaka
dan penyebaran kuesioner kepada responden sebanyak 30 kuesioner. Kemudian
hasil yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan metode analisis univariat
lalu diolah menggunakan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan
nilai tingkat keberhasilan penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi
ditinjau dari aspek operasi keselamatan konstruksi pada proyek pembangunan
perpipaan air limbah zona utara kota pekanbaru memiliki nilai rata-rata sebesar
91,26 % yang tergolong dalam kategori nomor 3 yaiu tingkat pencapaian
penerapan 85-100% yang pengertiannya layak untuk diberi sertifikat dan
bendera emas. Hasil analisis validitas data kuesioner memiliki validitas yang baik
yaitu diatas nilai r tabel = 0,36, dan analisis reliabilitas data kuesioner memiliki
nilai tingkat konsistensi yang baik atau reliable dengan nilai reliabilitas = 0,843