Abstract :
Perubahan skala kecepatan dan kedalaman konstruksi yang terjadi pada setiap
sector konstruksi telah menghadapkan tingginya tingkat resiko yang terkandung
dimana akibat kecelakaan yang ditimbulkan juga akan semakin besar. Tujuan
penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan sistem
manajemen keselamatan konstruksi ditinjau dari aspek perencanaan keselamatan
konstruksi pada proyek pembangunan perpipaan air limbah Zona Utara Kota
Pekanbaru, mengetahui besar nilai validitas dan reliabilitas data kuesioner.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif melalui
studi kepustakaan dan penyebaran kuesioner kepada 30 responden lalu dianalisa
dengan metode analisis Univariat lalu diolah dengan program SPSS Versi 22.
Hasil penelitian menunjukan Nilai tingkat keberhasilan penerapan evaluasi
Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) ditinjau dari Aspek
Perencanaan Keselamatan Konstruksi pada Proyek Pembangunan Perpipaan Air
Limbah Kota Pekanbaru Zona Utara memiliki nilai rata ? rata sebesar 90,91 %
yang tergolong dalam kategori nomor 3 yaitu tingkat pencapaian penerapan 85-
100% yang pengertiannya layak untuk diberi sertifikat dan bendera emas. Hasil
analisis validitas data kuesioner memiliki validitas yang baik yaitu di atas nilai r
tabel = 0,361. Hasil analisis reliabilitas data kuesioner memiliki tingkat
konsistensi yang baik atau reliabel dengan nilai Reliabilitas = 0,812.