Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio, debt to
equity ratio dan growth terhadap dividend payout ratio. Populasi dalam penelitian
ini adalah seluruh perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia tahun 2014-2016. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive
sampling, dengan jumlah sebanyak 5 perusahaan. Variabel bebas dalam penelitian
ini current ratio (X1), debt to equity ratio (X2), growth (X3), , variabel terikat (Y)
dividend payout ratio. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi,
yaitu dengan cara mengumpulkan, mencatat dan mengolah data sekunder berupa
laporan keuangan dari 5 perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar dan
dipublikasikan oleh BEI. Analisis data menggunakan regresi linear berganda
diperoleh hasil sebesar Y = 702.385 ? 68,442X1 - 562,357X2 ? 336.145X3.
Berdasarkan hasil pengujian secara parsial diketahui bahwa Current ratio
tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dividend payout ratio, dimana
nilai
t
hitung
< t
tabel
yaitu -0,568 < 2,16037, debt to equity ratio tidak memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap dividend payout ratio, dimana nilai
<
t
tabel
yaitu -0,469 < 2,16037, growth tidak memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap dividend payout ratio, dimana nilai
t
hitung
< t
tabel
yaitu -0,453 <
2,16037. Pada perhitungan koefisien determinasi diperoleh current ratio, Debt to
equity ratio dan growth berpengaruh terhadap dividend payout ratio sebesar yaitu
4,4%, sedangkan sisanya 95,6% faktor atau variabel lain yang tidak diikut
sertakan dalam penelitian.
Kata kunci : Current ratio, Debt to equity ratio, Growth, Dividend payout ratio
t
hitung