Abstract :
Flume merupakan sebuah alat konstruksi saluran terbuka buatan yang
menampung air dalam jumlah yang diinginkan dan digunakan sebagai
pengamatan, pengukuran ataupun pengujian yang dilengkapi dengan arus air yang
dapat dikontrol debitnya serta kemiringan saluran yang dapat disesuaikan dengan
kebutuhan. Flume yang dimaksud sudah tersedia di Laboratorium Teknik Sipil
Universitas Pasir Pengaraian dengan dimensi 300 cm x 15 cm x 30 cm. Oleh
karena itu, perlu kajian ulang tentang Flume tersebut dengan dilakukan peragaan
aliran melalui pengukuran debit aliran dan ambang lebar (Drempell) sehingga
selajutnya Flume dapat digunakan untuk praktikum maupun penelitian.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Hidrolika Dan Hidrologi
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian.
Pengujian debit aliran dan bebit aliran menggunakan ambang lebar, penelitian ini
termasuk penelitian eksperimen karena pengujian dilakukan di Laboratorium
untuk mendapatkan data : debit aliran (Q) menggunakan metode Volumetik, debit
aliran (Q) ambang lebar menggunakan metode Volumetrik, dan debit aliran (Q)
Volumetrik dan teoritis yang melewati ambang dengan tinggi ambang (h) = 0,1 m.
Hasil penelitian setelah dilakukan pengujian yaitu si dapatkan hasil
pengukuran debit menggunakan metode Volumetrik dengan berbagai macam
untuk variasi bukaan kran 30o : 0,0010469 m3
/s, bukaan kran 40o
: 0,0010497
m
3
/s, dan bukaan kran 90o
: 0,0010514 m3
/s. Debit ambang lebar menggunakan
metode Volumetrik dengan bukaan kran 30o
: 0,0010509 m3
/s, bukaan kran 40o
:
0,0010512 m3
/s, dan bukaan kran 90o
: 0,0010546 m3
/s. Rata-rata debit ambang
lebar Volumetrik dengan h = 0,1 m dengan variasi bukaan kran 30o
: 0,0010509
m
3
/s, bukaan kran 40o
: 0,0010512 m3
/s, dan bukaan kran 90o
: 0,0010546 m3
/s.
sedangkan dengan teoritis yaitu dengan bukaan kran 30o
: 0,001068 m3
/s, bukaan
kran 40o
: 0,001049 m3
/s, dan bukaan kran 90o
: 0,001091 m3
/s.