Abstract :
Konstruksi di Indonesia yang semakin bertumbuh menyebabkan keselamatan
pekerja menjadi topik yang penting. BPJS ketenagakerjaan tahun 2020 mencatat
sebanyak 65,89 % kecelakaan kerja terjadi didalam lokasi kerja dan klaim jaminan
kecelakaan kerja terbanyak ke tiga ada di Provinsi Riau, sehingga perlu dilakukan
penelitian dalam upaya meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan penelitian
ini yaitu untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan sistem manajemen
keselamatan konstruksi ditinjau dari aspek kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja
pada proyek pembangunan perpipaan air limbah Zona Utara Kota Pekanbaru,
mengetahui besar nilai validitas dan reliabilitas data kuesioner.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif
deskriptif melalui studi kepustakaan dan penyebaran kuesioner kepada 30 responden
lalu dianalisa dengan metode analisis Univariat lalu diolah dengan bantuan
program SPSS Versi 25.
Hasil penelitian menunjukan Nilai tingkat keberhasilan penerapan Sistem
Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) ditinjau dari Aspek Kepemimpinan dan
Partisipasi Pekerja pada Proyek Pembangunan Perpipaan Air Limbah Zona Utara
Kota Pekanbaru memiliki nilai rata ? rata sebesar 90,71 % yang tergolong dalam
kategori nomor 3 yaitu tingkat pencapaian penerapan 85-100% yang pengertiannya
layak untuk diberi sertifikat dan bendera emas. Hasil analisis validitas data
kuesioner memiliki validitas yang baik yaitu di atas nilai r tabel = 0,36. Hasil
analisis reliabilitas data kuesioner memiliki tingkat konsistensi yang baik atau
reliabel dengan nilai Reliabilitas = 0,734