Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model
pembelajaran kooperatif tipe Connecting Organizing Reflecting Extending
(CORE)terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas IX SMPN 2
Tambusai. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment dengan desain the
Posttest Only Control Gruop Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa
kelas IX SMPN 2 Tambusai dengan sampel kelas IX A dan kelas IX B. Kelas
sampel diperoleh menggunakan teknik sampel jenuh. Pada kelas eksperimen
diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Connecting Organizing Reflecting
Extending (CORE)dan kelas kontrol diterapkan pembelajaran konvensional.
Instrumen yang valid, memiliki daya pembeda yang baik ,tingkat kesukaran yang
baik serta reliabilitas. Data posttest kemampuan representasi matematis yang
diperoleh dilakukan analisis data untuk menguji hipotesis. Sebelum dilakukan uji
hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dengan uji
lilliefors yang hasilnya kedua kelas sampel berdistribusi normal dan uji
homogenitas menggunakan uji F yang hasilnya kedua kelas sampel mempunyai
varians yang homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t,
hasil perhitungan diperoleh thitung > ttabel yaitu 6,3870 > 2,0167 untuk ? = 0,05
maka H0 ditolak. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh model
pembelajaran kooperatif tipe Connecting Organizing Reflecting Extending
(CORE)terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas IX SMPN 2
Tambusai.