Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruht
ingkat pengungkapan kelengkapan laporan keuangan pada perusahaan properti
dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengungkapan laporan
keuangan merupakan faktor yang signifikan dalam mencapai efisiensi pasar
modal dan sebagai sarana akuntabilitas publik. Sebuah studi di pengungkapan
laporan keuangan akan memberikan sudut pandang tentang praktek pengungkapan
yang dilakukan di Indonesia.
Sampel yang digunakan adalah 90 laporan keuangan perusahaan properti
dan real estate tahun 2014-2016 yang diambil menggunakan purposive sampling.
Item pengungkapan sukarela terdapat total item 33 analisis pengungkapan. Data
yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji hipotesis dilakukan untuk
mengidentifikasi apakah likuiditas, profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan,
kepemilikan saham publik, umur perusahaan memiliki pengaruh signifikan
terhadap tingkat kelengkapan pengungkapan laporan keuangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara uji t (parsial) variabel
likuiditas dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap tingkat kelengkapan
pengungkapan laporan keuangan. Variabel independen lainnya seperti
profitabilitas, leverage, kepemilikan saham publik, dan umur perusahaan tidak
menunjukkan pengaruh yang signifikan tertentu terhadap tingkat kelengkapan
pengungkapan laporan keuangan. Dan secara uji f (simultan) variabel likuiditas,
profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan saham publik, dan umur
perusahaan berpengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan.
Kata Kunci : Kelengkapan pengungkapan sukarela, likuiditas, profitabilitas,
leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan saham publik, dan
umur perusahaan.