Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah rasio leverage
berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi pada Perusahaan
Telekomunikasi di Indonesia, untuk menganalisis apakah rasio solvabilitas
berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi pada Perusahaan
Telekomunikasi di Indonesia, dan untuk menganalisis apakah rasio leverage dan
rasio solvabilitas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap peringkat
obligasi pada Perusahaan Telekomunikasi di Indonesia.
Analisis data dilakukan dengan membuat persamaan regresi linear
berganda, menentukan koefisien determinasi, uji hipotesis secara bersama-sama
dengan melakukan uji F, dan uji hipotesis secara parsial dengan melakukan uji t.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk uji F diketahui
nilai F
hitung
< F
(4,724 < 5,79), artinya bahwa H0 diterima dan H3 ditolak
sehingga dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama variabel Debt to Equity
Ratio dan Debt to EBITDA tidak berpengaruh signifikan tehadap peringkat
obligasi perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di BEI. Hasil uji t diketahui
nilai t
hitung
tabel
untuk masing-masing variabel bebas x
1
sebesar 0,439 dan x
sebesar
0,443. Sedangkan t
sebesar 2,44691. Maka diperoleh kesimpulan bahwa rasio
leverage (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi (Y) pada
perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan hasil
uji t diperoleh t
tabel
hitung
< t
(0,439 < 2,44691). Variabel rasio solvabilitas (X2)
tidak berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi (Y) pada perusahaan
telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan hasil uji t
diperoleh t
hitung
< t
tabel
tabel
(0,443 < 2,44691).
Kata Kunci: Debt to Equity Ratio, Debt to EBITDA, Peringkat Obligasi
2