Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari variabel current ratio, ukuran perusahaan (SIZE),
pertumbuhan penjualan (GS), return on assets, terhadap kebijakan hutang (DER) pada perusahaan sektor semen yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016. Penelitian menggunakan metode purposive sampling untuk pengambilan sampel. Data
diperoleh berdasarkan IDX, diperoleh jumlah sampel sebanyak 2 perusahaan sektor semen.
Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Dan pengujian menggunakan SPSS diperoleh hasil uji t,
hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa nilai current ratio berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang,
sedangkan ukuran perusahaan (SIZE), pertumbuhan penjualan (GS) dan return on assets tidak berpengaruh signifikan terhadap
kebijakan hutang (DER) pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016.
Hasil perhitungan program SPSS diperoleh berdasarkan tabel hasil uji (F) diperoleh F
hitung
32,997 > F
5,19 dapat
disimpulkan Ho ditolak. Dan nilai uji F signifikasi 0,001 ? 0,05. Sehingga dapat dikatakan bahwa variabel independen berupa
current ratio, size, growth sales, dan return on assets secara simultan mempunyai pengaruh signifikan dan Ho ditolak terhadap
kebijakan hutang (DER) pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016.
Kata Kunci: Current Ratio, Ukuran Perusahaan (SIZE), Pertumbuhan Penjualan (GS), Return On Assets dan Kebijakan
Hutang (DER).
tabel