Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kondisi financial distress pada
perusahaan manufaktur yang terdapat di BEI dari tahun 2013-2015 dengan lima
rasio yaitu working capital to total assets, rasio retained earning to total assets,
rasio earning before interest and taxes to total assets, rasio market value of equity
to book value of total debt, dan rasio sales to total assets.
Teknik analisis untuk mengolah data penelitian ini menggunakan analisis
rasio keuangan yang telah dikembangkan oleh Altman. Ada lima rasio keuangan
yang digunakan oleh Altman untuk memprediksi financial distress pada
perusahaan go public.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi financial
distress pada lima sampel perusahaan yaitu PT. Jakarta Kyoei Steel Works Tbk,
PT. Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk, PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT.
Pelat Timah Nusantara Tbk, dan PT. Sekawan Intipratama Tbk dan Entitas Anak,
semuanya berada dalam kondisi bangkrut tahun 2013-2015 sesuai dengan hasil
perhitungan dengan metode analisis Z-Score yang dikembangkan oleh Altman.
Kata kunci: Working capital to total assets, Retained earning to total assets,
Earning before interest and taxes to total assets, Market value of
equity to book value of total debt, Sales to total assets