Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap
motivasi kerja di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Rokan Hulu. Metode
pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh atau sensus karena seluruh populasi dijadikan
sebagai sampel penelitian yaitu sebanyak 39 orang. Kemudian dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh
dengan menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif meliputi: uji validitas dan reliabilitas,
uji persyarat data, analisis regresi berganda, determinasi (R
2
) pengujian hipotesis melalui uji t dan uji f. Data-data
yang telah memenuhi uji validitas ,uji reliabilitas dan uji persyarat data diolah sehingga menghasilkan persamaan
regresi sebagai berikut: Y = 22.064 + 0,051X
1
+ 0,416 X
+ e. Dimana variabel motivasi kerja (Y), variabel
kompetensi (X
1
), variabel beban kerja (X
2
2
). Uji t menunjukkan bahwa secara parsial variabel kompetensi (X
)
tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel motivasi kerja (Y) sedangkan variabel beban kerja
(X
) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel motivasi kerja (Y). Kemudian melalui uji F pada
penelitian ini diperoleh nilai sebesar 5,297 dengan tingkat signifikan 0,010. Maka hal ini Ha ditolak karena
tingkat signifikan lebih besar dari 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa kompetensi dan beban kerja tidak
berpengaruh secara simultan terhadap motivasi kerja di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Kabupaten Rokan Hulu. Peneliti menyarankan agar terus menjaga dan mempertahankan motivasi pegawai
dengan memperhatikan berbagai aspek yang mempengaruhinya.
2
Kata Kunci : Kompetensi, Beban Kerja, dan Motivasi Kerja.
1