Abstract :
Ada banyak faktor yang mempengaruhi konsep diri remaja diantaranya adalah status sosial ekonomi dan hubungan keluaraga. Konsep diri remaja bukan merupakan pembawaan sejak lahir melainkan terbentuk melalui proses belajar
sejak masa pertumbuhan seseorang dari masa kecil sampai dewasa. Selain itu konsep diri dihasilkan dari proses interaksi individu dengan lingkungan secara
terus menerus. Apabila seseorang memiliki konsep diri yang positif, maka
akan terbentuk penghargaan yang tinggi pula terhadap diri sendiri.
Sebaliknya apabila seseorang mempunyai gambaran yang negatif tentang
dirinya maka akan muncul evaluasi negatif pula tentang dirinya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status sosial ekonomi orang
tua dan hubungan keluarga berpengaruh terhadap konsep diri remaja. Populasi
dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XII SMK Gamaliel Madiun tahun
ajaran 2015/2016 yang berjumlah 300 siswa, dengan sampel penelitian berjumlah
150 siswa. Teknik sampling yang digunakan penulis adalah cluster random
sampling. Data diperoleh dengan menggunakan metode angket berbentuk skala
yaitu skala status sosial ekonomi orang tua, hubungan keluarga dan konsep diri
remaja.
Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis yaitu:1) Hipotesis
minor pertama yang berbunyi: status sosial ekonomi orang tua berpengaruh
terhadap konsep diri remaja, 2) Hipotesis minor kedua yang berbunyi: hubungan
keluarga berpengaruh terhadap konsep diri remaja, 3) Hipotesis mayor berbunyi:
status sosial ekonomi orang tua dan hubungan keluarga berpengaruh terhadap
konsep diri remaja.
Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier berganda. Model
persamaan garis regresi Y = 46,687 + 0,193 + 0,522 hasil analisis selanjutnya
menunjukkan bahwa: 1) status sosial ekonomi tidak berpengaruh terhadap konsep
diri remaja, terbukti t hit=1,153 < t tabel=1,97612) hubungan keluarga
berpengaruh terhadap konsep diri remaja, terbukti t hit= 6,143 > t tabel=1,97612)
status sosial ekonomi orang tua dan hubungan keluarga berpengaruh terhadap
konsep diri remaja, terbukti F hit= 19,840 > F tabel=1,207.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) hipotesis
minor pertama ditolak. 2) hipotesis minor kedua diterima. 3) hipotesis mayor
diterima.