Abstract :
Kompetensi profesional konselor adalah keterampilan dalam layanan bimbingan dan konseling yang diberikan konselor kepada siswa. Salah satu tujuan dari pemberian layanan tersebut adalah agar siswa mampu memahami layanan bimbingan dan konseling dengan baik sehingga siswa bisa mengoptimalkan layanan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu pemahaman siswa menjadi kompenen yang sangat penting.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi profesional konselor dan lingkungan sosial sekolah tehadap keberhasilan layanan bimbingan dan konseling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Madiun tahun ajaran 2014/2015 berjumlah 175 siswa. Teknik sampling yang digunakan penulis adalah sampel jenuh. Data diperoleh dengan
menggunakan metode angket berbentuk skala yaitu skala kompetensi profesional konselor, skala lingkungan sosial sekolah, dan skala keberhasilan layanan bimbingan dan konseling.
Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis yaitu :1) Hipotesis minor pertama yang berbunyi : terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi profesional konselor terhadap keberhasilan layanan bimbingan dan konseling. 2)
Hipotesis minor kedua yang berbunyi: terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan sosial sekolah terhadap keberhasilan layanan bimbingan dan konseling. 3) Hipotesis mayor berbunyi: terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi profesional konselor dan lingkungan sosial sekolah terhadap keberhasilan layanan bimbingan dan konseling.
Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier berganda. Model persamaan garis regresi Y = 56.552+ 0,330 (X1) + 0,126 (X2). Hasil analisis selanjutnya menunjukkan bahwa : 1) Terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi profesional konselor terhadap keberhasilan layanan bimbingan dan konseling yang terbukti t hitung = 3.594dan t tabel = 1,900. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan sosial sekolah terhadap keberhasilan layanan
bimbingan dan konseling, yang terbukti t hitung = 1.990 dan t tabel =1,900. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi profesional konselor dan lingkungan sosial sekolah terhadap keberhasilan layanan bimbingan dan
konseling, yang terbukti F hitung = 11.390 dan F tabel =3,06.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) karena t hitung > t tabel maka hipotesis minor pertama diterima. 2) karena t hitung> t tabel maka hipotesis minor