Abstract :
Ada dua factor yang berpengaruh pada persepsi siswa tentang layanan konseling, yaitu factor internal dan factor eksternal. Factor internal adalah factor yang ada dalam diri siswa, sedangkan factor eksternal adalah factor yang berasal dari luar atau lingkungan. Dalam hal ini factor eksternal yang paling berperan penting pada siswa untuk mempersepsikan layanan konseling. Seperti
halnya factor eksternal ini dipengaruhi oleh kepribadian konselor dan pemahaman tentang tugas konselor.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi professional konselor dan keyakinan diri (self efficacy) konselor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Madiun tahun ajaran 2013/2014 dengan
jumlah 173 siswa, teknik sampling yang digunakan penulis adalah cluster random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan metode angket berbentuk skala yaitu skala kompetensi professional konselor, skala keyakinan diri (self efficacy) konselor, dan skala persepsi siswa tentang layanan konseling.
Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis yaitu : 1) Terdapat pengaruh kompetensi professional konselor terhadap persepsi siswa tentang layanan konseling, 2) Terdapat pengaruh keyakinan diri (self efficacy) konselor
terhadap persepsi siswa tentang layanan konseling, 3) Terdapat pengaruh kompetensi professional konselor dan keyakinan diri (self efficacy) konselor terhadap persepsi siswa tentang layanan konseling. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan ada pengaruh kompetensi professional konselor terhadap persepsi siswa tentang layanan konseling dengan t: 4,935 >1,940. Ada pengaruh keyakinan diri (self efficacy) konselor terhadap persepsi siswa tentang layanan konseling dengan t : 4,829 >1,940. Ada pengaruh kompetensi professional konselor dan keyakinan diri (self efficacy) konselor terhadap
persepsi siswa tentang layanan konseling R = 0,650, F = 62,258 dengan taraf signifikasi 0,000 ,sumbangan efektif 42,3%. Artinya 42,3% persepsi siswa tentang layanan konseling dipengaruhi oleh kompetensi professional konselor dan keyakinan diri (self efficacy) konselor sedangkan sisanya 57,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.