Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Author
Damayanthi, Prizka Novita
Subject
Faculty of Teacher Training and Education
Datestamp
2021-06-03 06:27:58
Abstract :
Salah satu yang menjadi faktor pendukung keberhasilan siswa dalam proses belajar adalah keberhasilan konseling. Siswa yang sering melakukan konseling akan lebih fokus belajarnya karena beban dalam dirinya berkurang. Masalah yang dihadapi dapat berkurang jika mau berbagi dengan orang lain. Begitu juga sebaliknya, siswa yang tidak pernah melakukan konseling akan cenderung tertutup, muram, dan terganggu belajarnya. Oleh karena itu keberhasilan konseling menjadi komponen yang sangat berpengaruh bagi siswa. Keberhasilan konseling tersebut tidak ada dengan sendirinya, akan tetapi dibentuk oleh adanya beberapa faktor, yaitu perilaku asertif konseli dan sikap responsif konselor. Dengan kemampuan asertif yang maksimal dan respon yang positif dari konselor, siswa akan berhasil dalam melakukan konseling.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku asertif konseli dan sikap responsif konselor terhadap keberhasilan konseling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 9 Madiun tahun ajaran 2013/2014 dengan jumlah 105 siswa. Teknik sampling yang digunakan penulis adalah Sampling Jenuh. Data diperoleh dengan menggunakan metode angket berbentuk skala yaitu skala perilaku asertif konseli, skala sikap responsif konselor, dan skala keberhasilan konseling.
Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis yaitu:1) Hipotesis minor pertama yang berbunyi: perilaku asertif konseli berpengaruh terhadap keberhasilan konseling. 2) Hipotesis minor kedua yang berbunyi: sikap responsif konselor berpengaruh terhadap keberhasilan konseling 3) Hipotesis mayor berbunyi: perilaku asertif konseli dan sikap responsif konselor berpengaruh terhadap keberhasilan konseling.
Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier berganda. Model persamaan garis regresi Y = 21, 207 + 0, 030 + 0, 686. Hasil analisis selanjutnya menunjukkan bahwa : 1) Perilaku asertif konseli berpengaruh terhadap
keberhasilan konseling, yang terbukti t hit = 0.499 dan t tabel =1.990. 2) Sikapresponsif konselor berpengaruh terhadap keberhasilan konseling, yang terbukti t hit = 11. 357 dan t tabel =1.990. 3) Perilaku asertif konseli dan sikap responsif konselor berpengaruh terhadap keberhasilan konseling, yang terbukti karena F hit = 64. 732 dan F tabel =3.08.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) karena t hit < t tabel maka hipotesis minor pertama ditolak.. 2) karena t hit > t tabel maka hipotesis minor kedua diterima. 3) karena F hit > F tabel maka hipotesis mayor diterima.