DETAIL DOCUMENT
Kedewasaan anak ditinjau dari suasana keluarga yang demokratis dan jumlah anggota keluarga
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Author
Nandiarti, Siti
Subject
Faculty of Teacher Training and Education 
Datestamp
2021-06-04 05:04:31 
Abstract :
Kedewasaan pada dasarnya suatu keadaan yang terjadi dalam diri individu dimana individu mampu menyesuaikan diri terhadap perilaku yang terjadi dalam dirinya dan terhadap tuntutan-tuntutan baru dari dunia luar terhadap dirinya. Kedewasaan anak atau kedewasaan seseorang dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga yang ada dalam satu rumah. Selain itu, kedewasaan anak juga dipengaruhi oleh terciptanya suasana keluarga yang demokratis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suasana keluarga yang demokratis dan jumlah anggota keluarga terhadap kedewasaan anak. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Barat, tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 504 terbagi dalam 20 kelas. Teknik sampling yang digunakan yaitu Random Cluster. Sampling diambil dari kelas X A, X D, XI IPA 1, dan XI IPS 2, dengan jumlah total 100 siswa. Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis yaitu : 1) hipotesis minor pertama yang berbunyi : suasana keluarga yang demokratis berpengaruh terhadap kedewasaan anak. 2) hipotesis minor kedua yang berbunyi : jumlah anggota keluarga berpengaruh terhadap kedewasaan anak. 3) hipotesis mayor yang berbunyi : suasana keluarga yang demokratis dan jumlah anggota keluarga berpengaruh terhadap kedewasaan anak. Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi berganda. Model persamaan garis regresi ? = 204,512 + -2,193 (X1) + 2,068 (X2). Hasil analisis selanjutnya menunjukkan bahwa : 1) terdapat pengaruh suasana keluarga yang demokratis dan jumlah anggota keluarga terhadap kedewasaan anak, yang terbukti F Hitung= 3,828 > F Tabel= 3,09. 2) tidak terdapat pengaruh suasana keluarga demokratis terhadap kedewasaan anak, yang terbukti t hitung < t tabel (-2,193 < 1,990). 3) terdapat pengaruh jumlah anggota keluarga terhadap kedewasaan anak, yang terbukti t hitung > t tabel (2,068 > 1,990). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Karena t hitung < t tabel (-2,193 < 1,990) maka hipotesis minor pertama ditolak. 2) karena t hitung > t tabel (2,068 > 1,990), maka hipotesis minor kedua di terima. 3) Karena F hitung > F tabel (204,512 > 3,09), maka hipotesis mayor di terima. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Madiun