Abstract :
Perilaku prososial merupakan perilaku yang berkategori sangat luas, meliputi segala bentuk tindakan yang bersifat membantu atau menolong orang lain, dengan mengabaikan alasan penolong. Tindakan prososial bukan tindakan merendahkan diri melainkan tindakan yang terarah dan bermanfaat bagi orang lain. Perilaku prososial terdiri dari satu rangkaian tindakan tanpa pamrih, mengutamakan kepentingan orang lain.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kualitas pola asuh demokratis dan rasa percaya diri terhadap perilaku prososial remaja. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SMA Negeri 4 Madiun tahun ajaran 2012/2013 dengan jumlah 486 siswa. Teknik sampling yang digunakan penulis adalah menggunakan cara proportional random sampling. Data diperoleh dengan
menggunakan metode angket berbentuk skala yaitu skala pola asuh demokratis, skala rasa percaya diri, dan skala perilaku prososial remaja.
Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis yaitu:1) Hipotesis minor pertama yang berbunyi: terdapat pengaruh pola asuh demokratis terhadap perilaku prososial remaja, 2) Hipotesis minor kedua yang berbunyi: terdapat
pengaruh rasa percaya diri terhadap perilaku prososial remaja, 3) Hipotesis mayor berbunyi: terdapat pengaruh pola asuh demokratis dan rasa percaya diri terhadap
perilaku prososial remaja.
Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier berganda. Model persamaan garis regresi Y = 38.741 + 0,108 + 0.806 hasil analisis selanjutnya menunjukkan bahwa : 1) pengaruh pola asuh demokratis terhadap perilaku prososial remaja, tidak terbukti t hit=1.832 dan t tabel=1.990, 2) pengaruh rasa percaya diri terhadap perilaku prososial remaja, yang terbukti t hit=9.220 dan t tabel=1.990, 3) pengaruh pola asuh demokratis dan rasa percaya diri terhadap perilaku prososial remaja, yang terbukti karena F hit= 47.606 dan F tabel=2.295.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) karena t hit < t tabel=1.990 maka hipotesis minor pertama ditolak. 2) karena t hit > t tabel =1.990 maka hipotesis minor kedua diterima. 3) karena F hit > F tabel =2,295 maka hipotesis mayor diterima.