DETAIL DOCUMENT
Keberhasilan konseling ditinjau dari keterbukaan konseli dan kemampuan konselor membangun hubungan baik dengan konseli
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Author
Setiowati, Yuyun Nike
Subject
Faculty of Teacher Training and Education 
Datestamp
2021-06-11 06:48:44 
Abstract :
Keberhasilan konseling merupakan tujuan yang ingin dicapai dalam proses konseling. Keberhasilan konseling adalah suatu perwujudan keberhasilan seorang konselor dalam menangani masalah siswa. Faktor-Faktor Keberhasilan Konseling: Penelitian Diri yaitu berisi tanggapan tanggapan untuk memingkatkan belajar konseli untuk perubahan tingkah laku, Kemampuan Konselor yaitu menguasai tentang psikologi dan keterampilan konseling, Kerjasama antara Konselor dan Konseli sangat Dibutuhkan yaitu kerja sama antara konselor dan konseli bisa memperbaiki perilaku konseli agar konseli bisa keluar dari masalahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan konselor membangun hubungan baik dengan konseli dan keternukaan konseli terhadap keberhasilan konseling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK PGRI 1 Mejayan tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 106 siswa. Teknik sampling yang digunakan penulis adalah Sampling Jenuh. Data diperoleh dengan menggunakan metode angket berbentuk skala yaitu skala kemampuan konselor membangun hubungan baik dengan konseli, skala keterbukaan konseli, dan skala keberhasilan konseling. Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis yaitu : 1) Terdapat pengaruh keterbukaan konseli terhadap keberhasilan konseling, 2) Terdapat pengaruh kemampuan konselor membangun hubungan baik dengan konseli terhadap keberhasilan konseling, 3) Terdapat pengaruh kemampuan konselor membangun hubungan baik dengan konseli terhadap keberhasilan konseling. Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Model persamaan garis regresi Y = 26,153 - 0,392 (X1) + 1,005 (X2). 2) Analisis korelasi memiliki keeratan sangat kuat dengan angka R sebesar 0,793. 3) Koefisien determinasi sebesar 0,630, hal ini berarti kemampuan konselor membangun hubungan baik dengan konseli dan keterbukaan konseli memiliki pengaruh sebesar 42,40% terhadap keberhasilan konseling. 4) Hipotesis ?Terdapat pengaruh keterbukaan konseli terhadap keberhasilan konseling?, diterima. 5) Hipotesis ?Terdapat pengaruh kemampuan konselor membangun hubungan baik dengan konseli terhadap keberhasilan konseling?, diterima. 6) Hipotesis ?Terdapat pengaruh kemampuan konselor membangun hubungan baik dengan konseli dan keterbukaan konseli terhadap keberhasilan konseling?, diterima. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Madiun