DETAIL DOCUMENT
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share terhadap keaktifan siswa dan prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMPK ST. Bernardus Madiun
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Author
Wea, Agnes
Subject
Faculty of Teacher Training and Education 
Datestamp
2021-06-21 08:16:27 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi belajar matematika dengan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan prestasi belajar matematika dengan pembelajaran konvensional, (2) perbedaan keaktifan siswa dengan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan keaktifan siswa dengan pembelajaran konvensional. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017 di SMPK Santo Bernardus Madiun dengan populasi kelas VII. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII A sebagai kelas eksperimen menggunakan pembelajaran kooperatif Think Pair Share dan VII B sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran langsung. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan non tes (observasi). Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika dan lembar observasi keaktifan siswa. Instrumen tes divalidasi dan diujicobakan untuk mengetahui reliabilitasnya. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh prestasi belajar matematika kelompok siswa kelas eksperimen mempunyai banyak siswa ( ) = 21, dengan rata-rata selisih nilai pretes dan postes = 42,07 dan simpangan baku ( ) = 332,6335. Sedangkan prestasi belajar matematika kelompok siswa kelas kontrol mempunyai banyak siswa ( ) = 24, dengan rata-rata selisih nilai pretes dan postes = 39,19 dan simpangan baku ( ) = 352,4646. Berdasarkan analisis statistika dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan prestasi belajar matematika dengan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan prestasi belajar matematika dengan pembelajaran konvensional. Kemudian berdasarkan hasil analisis data diperoleh skor keaktifan siswa pada kelompok siswa kelas eksperimen mempunyai banyak siswa ( ) = 21, dengan rata-rata skor keaktifan siswa = 60,07 dan simpangan baku ( ) = 16,5362. Sedangkan skor keaktifan siswa pada kelompok kontrol mempunyai banyak siswa ( ) = 15, dengan rata-rata skor keaktifan siswa 68,98 dan simpangan baku ( ) = 59,1972. Berdasarkan analisis statistika dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan keaktifan siswa dengan pembelajaran kooperatif Think Pair Share dengan keaktifan siswa dengan pembelajaran konvensional 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Madiun