DETAIL DOCUMENT
Upaya meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa kelas XA SMA Katolik Santo Bonaventura Madiun dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Author
Sulistyorini, Eunike
Subject
Faculty of Teacher Training and Education 
Datestamp
2021-06-28 08:33:25 
Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yaitu rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa pada mata pelajaran matematika. Rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa disebabkan oleh berbagai faktor antara lain faktor internal dan faktor eksternal. Ada banyak cara mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa, antara lain guru memacu siswa agar mampu bernalar dengan memberikan soal-soal penerapan sesuai dengan kehidupan sehari-hari yang kemudian diubah dalam bentuk matematika. Penggunaan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dapat menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah di kelas XA SMA Katolik Santo Bonaventura Madiun yang berjumlah 23 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu tiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi kegiatan pembelajaran dan tes untuk mengukur kemampuan penalaran matematis siswa. Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil penelitian yaitu : nilai rata-rata tes penalaran siklus I sebesar 51,2 dan siklus II sebesar 56,1. Persentase ketuntasan kelas pada siklus I sebesar 30,43% dan siklus II sebesar 47,62%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa mengalami peningkatan namun belum mencapai indikator ketuntasan yang ditentukan. Skor rata-rata total data hasil observasi KBM pada siklus I sebesar 2,92 dengan kategori baik dan siklus II sebesar 3,36 dengan kategori sangat baik. Model Pembelajaran Berbasis Masalah mampu meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa namun peningkatannya belum optimal apabila hanya dilakukan dengan II siklus saja. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Madiun