Abstract :
Jagung di Indonesia memiliki prospek yang cerah sebagai bahan makanan, pakan ternak dan bahan industri. Salah satu masalah penting yang selalu dihadapi dalam penyimpanan jagung adalah kerusakan biji akibat serangan hama gudang Sitophilus oryzae L. Salah satu alternative yang banyak digunakan untuk pengendalian serangan hama gudang pada biji jagung yang disimpan adalah penggunaan insektisida nabati yang terbuat dari tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bubuk insektisida nabati bunga krisan (Chrysanthemum cinarariaefolim) yang mengandung toksin piretroid, bubuk daun tembakau (Nicotiana tabacum) mengandung senyawa aktifnikotin dan bubuk rimpang temu ireng (Curcuma aeruginosa) yang mengandung senyawa aktif alkaloid terhadap populasi hama gudang Sitophius oryzae L. pada biji jagung yang disimpan dan susut berat biji jagung.
Penelitian ini dilakukan empat perlakuan yaitu dengan bubuk bunga krisan (Chrysanthemum cinarariaefolim), bubuk daun tembakau (Nicotiana tabcum), bubuk rimpang temu ireng (Curucuma aeruginosa) dan control (tanpa perlakuan) terhadap biji jagung yang disimpan, ulangan dilakukan sebanyak lima kali dengan waktu perlakuan selama lima minggu Penghitungan populasi hama gudang dan susut berat biji jagung (Zea mays L, ) dihitung dengan uji beda (T test) dan analisis varian dari software microstat.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perlakuan dengan bubuk daun tembakau paling baik adalah mengurangi populasi hama gudang Sitophilus oryzae L., sedangkan tolok ukur susut biji jagung tertinggi daicapai dengan perlakuan ekstrak bunga krisan.