Abstract :
Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) merupakan salah satu tanaman obat tradisonal yang dapat dimanfaatkan sebagai obat diuretic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) sebagai diuretic terhadap sifat dan kimia urin tikus putih.
Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) sebanyak 12 ekor, yang dibagi menjadi empat perlakuan dengan dosis ekstrak kelopak bunga rosella yang berbeda. Perlakuan terhadap hewan coba meliputi K=Kontrol (Aquades), PI=dosis ekstrak kelopak bunga rosella 25,2 mg. PII=dosis ekstrak kelopak bunga rosela 37,8 mg, PIII= dosis ekstrak kelopak bunga rosela 75,6 mg. Volume urin di ukur dengan metode volumetric, berat jenis diukur secara gravimetric, pH diukur secara elektrometrik, dan penetapan kadar protein dilakukan dengan metode spektrofotometrik.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya efek diuresis dari ekstrak kelopak bunga rosela yang berpengaruh secara nyata terhadap volume, pH, kadar protein urin, dan berpengaruh secara tidak nyata terhadap berat jenis urin tikus putih dan semua parameter tersebut masih dalam taraf normal.