DETAIL DOCUMENT
Analisis fisikokimia urin tikus putih setelah pemberian ekstrak kumis kucing (Orthosiphon aristatus Bl. mig)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Author
Karolina, Shergia
Subject
Faculty of Matematics and Natural Sciences 
Datestamp
2022-03-21 04:42:36 
Abstract :
Sejak dulu nenek moyang kita secara turun-temurun telah mewariskan kebudayaan dan pengetahuan tradisional untuk menjaga kesehatan juga untuk mengobatan. Hal ini ditunjang oleh keadaan alam Indonesia yang terkenal kaya akan sumber bahan obat-obatan tradisional. Salah satu jenis flora yang potensial untuk meningkatkan kesehatan adalah tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus Bl.mig) yang sudah dikenal sebagai diuretik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kumis kucing sebagai diuretic terhadap sifat fisikokimia urin tikus putih( Rattus norvegicus L). Dalam percobaan ini menggunakan tikus putih sebanyak 12 ekor yang dibagi dalam empat kelompok, masing-masing terdiri atas 3 ekor. Kelompok I diberi akuades 1 ml/100 g bb, kelompok II diberi ekstrak daun kumis kucing 10% sebanyak 1 ml/100 g bb, kelompok III diberi ekstrak daun kumis kucing 15% sebanyak 1 ml/100 g bb, kelompok IV diberi ekstrak daun kumis kucing 20% sebanyak 1 ml/100 g bb. Volume urin diukur secara volumetric elektrometrik, penentuan protein dilakukan dengan metode spektrofotometrik. Hasil penelitian menunjukkkan adanya efek diuresis setelah pemberian ekstrak daun kumis kucing dan berpengaruh nyata meningkatkan volume urin dan tidak berpengaruh nyata terhadap penurunan berat jenis, perubahan PH dan kadar protein urin. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Madiun